Breaking News

Tuesday, May 19, 2015

AWAS PENYAKIT SETELAH UN MENJANGKITIMU...?!?

Assalammu'alaikum....
Ketemu lagi yach dalam suasana yang sedikit strange klo menurut ane buat anak kelas 9. Ya aneh karena kalian punya status ga jelas sich :-), dibilang lulus ya belum dibilang masih sekolah juga ga rutin berangkat. Ya itulah masa Transisi perpindahan dari SMP mau ke SMA dimana rutinitas belajar dan berangkat ke sekolah sehari hari sekarang sudah agak jarang lagi.
Biasanya setelah UN itu ada saja peristiwa ataupun kejadian yang biasa dilakukan oleh seorang pelajar baik SMP maupun SMA. Pada akhirnya peristiwa atau kejadian itu sekarang seolah menjadi suatu tren atau kebiasaan yang kesannya seperti menjadi suatu kewajiban (bagi yang mengikutinya saja). Kewajiban itu kalo bermanfaat sih tidak mengapa tapi kalo tidak bermanfaat sama sekali, maka akan menimbulkan suatu kemudharatan bahkan kemaksiatan yang berakibat pada perbuatan dosa dan fatal. Berikut akan coba dirangkum apa saja penyakit siswa setelah UN berakhir, cekidot ! :
1. CORAT CORET
Saking gembiranya atau saking kepinginnya agar UN segera selesai, beberapa kelompok pelajar ada yang meluapkan kegembiraan setelah UN (padahal belum pengumuman dan tahu hasil nilainya gimana) dengan corat coret baju seragamnya (klasik hal ini sudah sejak lama), mobil orang tuanya (klo yang ini baru anti mainstream), rambutnya dicat.....dll. 
Padahal khan sayang....itu baju masih bisa disumbangkan ke siswa lainnya (adik kelasnya) yang tidak mampu ataupun disumbangkan kepada siswa pelajar lainnya yang terkena korban bencana alam; Itu mobil milik orangtua, kalian belum mampu beli; Rambut kok dicat emang tembok ? :-D
2.  KONVOI (PAWAI) MOTOR
Tak lengkap rasanya bila corat coret tanpa disertai pawai atau konvoi kendaraan bermotor bahkan sudah ada yang bermobil bagi siswa pelajar yang orangtuanya berduit tebal alias anak orang kaya gitu loh. Padahal banyak diantara pelajar peserta konvoi tersebut yang tidak memakai helm, tidak membawa atau belum punya SIM, tidak membawa surat kendaraan atau STNK, melanggar dan mengganngu keteriban lalu lintas dsb... Maka tak salah bila ada razia dari Kepolisisan terhadap aksi aksi semacam ini untuk memberikan efek pelajaran biar mereka ditindak dengan menilangnya agar jera.
3. MALAS BERANGKAT (LAGI) KE SEKOLAH
Setelah UN seelsai pihak Sekolahan biasanya memberikan peraturan yang dirasa cukup bersahabat yakni 1 minggu cukup berangkat 3 kali  saja yakni hari Senin, Rabu dan Jum'at hingga nanti sampai hari H pengumuman kelulusan UN dan Wisuda dilaksanakan. Tapi sayangnya beberapa siswa pelajar malah tidak berangkat dengan sengaja bahkan tanpa ada suatu alasan apapun. Boleh boleh saja tidak berangkat asalkan tidak sering, ada alasan yang jelas dan mendesak misalnya karena sedang mendaftar sekolahan baru atau mungkin karena sakit atau tertimpa musibah atau pergi keluar kota dengan keluarga atau ada keperluan keluarga alias ada ijinnya baik itu via surat ataupun dengan telepon.
4.BOLOS
Bolos, melarikan diri (cabut) atau tidak sampai di sekolahan padahal pagi harinya pamit ke orangtua mengenakan seragam untuk pergi ke sekolah. tetapi pada akhirnya tujuannya tidak mengarah ke sekolahan tetapi malah berbelok ketempat tempat PS, game online dan lain sebagainya. 
Hal ini lah mungkin bisa menjadikan catatan Sekolahan bahwa siswa yang bolos bisa saja tidak diluluskan sekolah karena mulai tahun 2015 ini kelulusan ditentukan oleh sekolahan bukan oleh pemerintah lagi, nilai UN tidak semata mata satu satunya yang menjadi penentu tapi juga dibarengi dengan perilaku dan moral dari siswa yang bersangkutan juga, So...Waspadalah !
5. TAWURAN
Lha kalo penyakit yang satu ini adalah mungkin termasuk kedalam penyakit sosial masyarakat level parah alias tingkat akut. Kurangnyan kontrol emosi akibat senggolan yang tidak disengaja kadang mudah memicu tawuran antar pelajar, atau mungkin disebabkan oleh hal hal yang sepeleh lainnya.
6. MALES MELANJUTKAN SEKOLAH
Tidak punya greget atau niatan untuk sekolah yang lebih tinggi (SMA atau kuliah) sedangkan dia termasuk anak orang mampu, adalah merupakan salah satu keterbelakangan pemikiran alias sempit otaknya. Bila ingin sukses dunia dan akhirat maka ilmu adalah jawaban satu satunya, makanya sekolah harus diutamakan, urusan pacar dan senang senang itu belakangan. Anak yang males sekolah seolah dia adalah orang yang tidak punya masa depan....!

7. FOYA FOYA
Party party atau pesta bahkan pesta miras atau yang barui baru saja heboh yakni bikini party segala yang mungkin berakivbat pada pergaulan bebas (Naudzubillah) merupakan pengaruh budaya barat yang negatif yang sudah seharusnya tidak untuk ditiru dan diterapkan. Budaya barat yang baik seperti kecanggihan teknologinya itulah yang semestinya kita pelajari, tiru dan diterapkan, bukan yang jelek jelek saja yang kita kembangkan disini !
8.MALAS BERIBADAH
Dahulu sebelum UN sholat 5 waktu, do'a bersama atau istighotsah atau mujahadah, sholat sunnah malam dan Dhuha serta masih dibarengi puasa sunnah. Belum lagi ditambah nangis nangis segala (lebay euy). Tapi setelah UN (padahal belum pengumuman dan belum tau nilainya), Apa yang terjadi ???
Aktifitas ibadah yang kencang dan komplit tadi berangsur angsur menurun bahkan hilang sama sekali. "Manusia jika membutuhkan pasti dia akan beribadah sungguh sungguh tapi bila sudah tidak perlu lagi karena niatnya sudah tercapai, maka perlahan lahan ibadah pun ditinggalkan !" #Manusia mah memang begitu
9. Silahkan ente tambahkan sendiri !
Itulah mungkin 8 penyakit yang bisa saja menjangkiti pelajar atau siswa ketika UN itu sudah berakhir.
Waspadalah dan kuatkan Iman & taqwamu untuk membentengi serta menjauhi dari hal hal (penyakit) yang sedemikian guna menciptakan masa depanmu yang lebih baik.
Satu pesan yang pasti seperti artikel terdahulu bahwa setelah UN bukan akhir segalanya, bukan bermalas malasan, bukan bersenang senang yang berlebihan, tidak pernah putus ibadahnya juga !

Wallahua'alam Bisshowab !?!
Wassalammu'alaikum



No comments:

Post a Comment

Designed Template By Blogger Templates - Redesigned By TIKSMP.ORG